Review HaraToken (HART), Penyelesaian Masalah di Bidang Pertanian Berbasis Blockchain

Review HaraToken (HART), Penyelesaian Masalah di Bidang Pertanian Berbasis Blockchain

Selamat datang kembali di blog personal Adi Gunawan. AdiGunawan.NET adalah media online berbagi pengalaman yang diluncurkan pada bulan desember 2016, yang berkomitmen menyajikan konten berkualitas dan bermanfaat.
Ulasan di blog ini terdiri dari berbagai topik: internet marketing, informasi trading exchange, bitcoin & cryptocurrency, broker forex, bursa saham, afiliasi marketing, bisnis investasi, dan info bisnis online lainnya.

Apa Itu HaraToken/HART ?

HARA TOKEN ( HART ) Adalah sebuah project blockchain karya Anak bangsa Indonesia yang di bangun untuk dampak sosial seperti Pertanian dan Sektor makanan.

Pasar yang akan difokuskan HARA adalah negara berkembang terletak di dekat khatulistiwa, di mana pertanian sangat penting bagi perkembangan ekonomi negara.

HARA akan membantu memecahkan masalah di bidang pertanian dan sektor makanan dengan cara :

  • Data terkait petani
  • Data kultivasi
  • Lokasi data spesifik
  • Data ekologis
  • Informasi pasar & data transaksional
  • Menawarkan data dalam waktu dekat yang sangat penting untuk Meningkatkan produktivitas, mengurangi kerugian, dan efisiensi pasar
  • Menyediakan akses untuk ditindaklanjuti wawasan berdasarkan data yang akan membantu semua pemangku kepentingan untuk merangkul peluang pasar dan meningkatkan keputusan ekonomi mereka
  • Menghubungkan peternakan, pasar, konsumen, dan pemangku kepentingan lainnya yang akan mendukung upaya untuk memastikan keamanan dan keamanan pangan pertumbuhan ekonomi yang solid untuk semua
Apa Itu HaraToken


Informasi dan Spesifikasi TokHaraToken :

PREICO TIME Starts in : 2018–10–10–2018–10–15
ICO TIME : Starts in 2018–10–26–2018–11–09
Token : HART
Price : 1 HART = 0.05737 USD
Platform : Ethereum ERC20
Accepting : ETH, BTC
Soft cap : 5,000,000 USD
Hard cap : 17,000,000 USD
Whitelist/KYC : KYC
Restricted areas : USA, China
Total supply : 1,200,000,000
Token For Sale : 360.000.000 (30%)

Token Allocation :
30% ITS Contributors
35% Seeding Fund
20% HARA Treasury
10% Team
5% Advisors

HaraToken (HART) adalah salah satu perusahaan blockchain dari Indonesia, HARA, telah merilis secara resmi HARA Token (HART) pada 25 Juni 2018. Untuk mengetahui lebih jauh apa itu HARA. Berikut ini rangkumannya.
review haratoken

Dana yang diperoleh melalui ITS (Initial Token Sale) HARA
  1. HARA akan menggunakan perolehan hasil dari Initial Token Sale (ITS) untuk melanjutkan pengembangan platform pertukaran data (data-exchange) dan untuk meningkatkan serta memperluas ekosistem HARA agar mencapai kurang lebih 200 juta pemain di sektor pertanian di seluruh dunia. Secara garis besar pengembangan HARA dipusatkan dalam kegiatan berikut ini:
  2. Akuisisi/Deployment: mengakuisisi penyedia data (data provider) yang menyimpan data mereka di HARA dan pembeli data (data buyer) yang membutuhkan data untuk proses pengambilan keputusan. Di awal akan difokuskan ke petani dan penyedia data lainnya dan mengembangkan kemitraan strategis dengan pembeli data dan layanan bernilai tambah (added value) yang mengubah data menjadi informasi rujukan dan laporan.
  3. Pengembangan Produk: melanjutkan pengembangan blockchain HARA dan layanan data exchange dari sisi infrastruktur, algoritma, smart contract, dll.
  4. Business Development: pengembangan HARA di negara-negara lain di Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Latin.
  5. Operasional: peningkatan sumber daya HARA untuk sejalan dengan pengembangan bisnis HARA.
  6. Reserve: kontigensi untuk mengantisipasi perkembangan yang sangat cepat.
Giveaway HaraToken: Gratis 100 HART
Siapa investor yang dijadikan target membeli token HARA (HART)?
HARA menargetkan kontributor yang tertarik dengan teknologi blockchain dan memiliki visi dan komitmen untuk secara aktif terlibat dalam sebuah perubahan drastis untuk keamanan pangan yang berkelanjutan serta menyejahterakan petani melalui ekosistem HARA.

Bagaimana HARA akan mendapatkan uang (revenue stream) dari operasional proyek?
Revenue stream berkelanjutan HARA akan didapatkan dari interaksi yang terjadi di platform pertukaran data (data-exchange). HARA akan mengambil sebagian kecil untuk memastikan adanya pengembangan dan perluasan bagi ekosistem HARA.

Siapa saja yang dijadikan target klien untuk mendapatkan revenue?
Revenue akan dihasilkan dari interaksi yang terjadi dalam ekosistem HARA. HARA turut mengundang pemain di sektor pertanian terkait yang berasal dari pemerintah, instansi keuangan, perusahaan data analytics, akademisi, pebisnis, penjual besar, dan organisasi non-profit yang tergabung dalam ekosistem HARA.

Teknologi blockchain seperti apa yang dijadikan dasar untuk membangun jaringan komputer terdistribusi dari HARA?
Sejauh ini kami fokus untuk menggunakan Ethereum sebagai platform dari jaringan terdistribusi, karena HARA membutuhkan smart contract yang cukup kompleks yang mampu disediakan oleh Ethereum Virtual Machine.

Selain Ethereum cukup banyak pilihan smart contract platform lain, tetapi Ethereum terbukti sebagai implementasi yang sangat stabil, yang didukung komunitas cukup besar, bahasa pemrograman untuk smart contract-nya sudah sangat matang, dan banyak platform lain yang juga mendukung Ethereum Virtual Machine. Namun demikian, kami tetap terbuka dan mengeksplorasi platform lain yang dapat memberikan solusi terbaik untuk mendukung pengembangan HARA.
Giveaway HaraToken: Gratis 100 HART
Bagaimana cara pemberian insentif (HARA protocol) untuk proses validasi setiap transaksi token HARA?
Proses validasi di jaringan HARA menggunakan PoA (Proof of Authority). Validator (sealer) tidak mendapatkan insentif untuk penemuan block baru. Sealer node disediakan oleh HARA dan partner terpilih. Sesuai semangat dari Proof of Authority, partner yang ingin menjadi bagian ekosistem jaringan HARA dapat mengajukan diri sebagai sealer agar jaringan HARA lebih terdesentralisasi

Metode akses (proof of authentication) apa yang digunakan HARA untuk akses terhadap data?
Data dari data provider dalam Hara Data Exchange tidak terletak di blockchain, melainkan menjadi tanggung jawab pemilik data untuk menyediakan penyimpanan data.

Informasi tentang akses data yang akan disimpan dalam blockchain disertai signature dari data sehingga setiap pembeli dijamin akan mendapatkan data yang sama. Untuk dapat mengakses data yang telah dibeli/diberikan akses, kami menyediakan API yang menggunakan metode akses yang sama dengan metode akses terhadap Ethereum, yaitu dengan menggunakan signed message yang telah dienkripsi dengan private key pengguna.

Apakah HARA akan terbuka (public blockchain) atau tertutup (private blockchain)?
HARA merupakan kombinasi dari blockchain public dan private. HARA Token memiliki dua smart contracts yang terletak di public Ethereum network dan HARA permissioned network dengan proses sinkronisasi yang menjamin validitas dari token transfer.

Hampir semua sistem data exchange terletak pada jaringan HARA. Proses desentralisasi terbuka bagi partner HARA yang ingin menjadi bagian dari jaringan HARA. Selain itu HARA juga sedang menjajaki kemungkinan kerjasama dengan platform publik lain yang berbasis Ethereum Virtual Machine yang memberikan kemudahan lebih untuk cross chain connection atau side chain implementation.
Giveaway HaraToken: Gratis 100 HART
Apakah legalitas HARA didaftarkan di Indonesia melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau otoritas yang lain?
Saat ini belum ada sistem regulasi yang mengatur, seperti peraturan OJK atau otoritas lainnya yang mewajibkan HARA untuk didaftarkan. Saat ini OJK dan BI hanya mengatur mengenai penggunaan uang elektronik dalam proses pembayaran dan HARA Token tidak termasuk dalam klasifikasi uang elektronik pada peraturan tersebut. Kami secara aktif dan melalui Asosiasi Blockchain Indonesia telah berdiskusi dengan otoritas penentu kebijakan untuk mencapai konsensus yang melindungi publik dan mendukung berkembangnys solusi blockchain.

Untuk agriculture sector, data apa saja yang sebenarnya dikumpulkan HARA di data exchange?
HARA akan mengoneksikan data berikut ini:
  • Data yang menyangkut petani;
  • Data lokasi (geo-tagging);
  • Data kultivasi – aktivitas pertanian yang ada di lapangan;
  • Data ekologis: cuaca, tanah, dll.; dan
  • Data terkait pasar dan transaksi.
Bagaimana HARA dapat memastikan atau melindungi agar data yang diperoleh Data Buyer tidak disalahgunakan?
Teknologi blockchain memungkinkan transaksi data yang terdesentralisasi di platform pertukaran data (data-exchange) HARA. Hal ini memastikan terpenuhinya perlindungan data. Platform HARA sejak awal didesain untuk memenuhi hak-hak privasi dan proteksi data pribadi sesuai PDPA (Personal Data Protection Act) Singapura dan GDPR (General Data Protection Regulation) yang dianut Uni-Eropa.

Giveaway HaraToken: Gratis 100 HART
Tempat Trading Bitcoin dan Cryptocurrency Terbaik
AdiGunawan.NET) - Rating : 4/5 of 9795 count.
Judul : Review HaraToken (HART), Penyelesaian Masalah di Bidang Pertanian Berbasis Blockchain
Diskripsi : Review HaraToken (HART) Indonesia, Project Token yang akan membantu memecahkan masalah di bidang pertanian dan sektor makanan
Untuk mendapat notifikasi setiap artikel terbaru, Masukkan e-mail Anda disini
Selanjutnya cek e-mail Anda untuk verifikasi.
Tuliskan komentar relevan dibawah ini dengan jelas dan sopan, sesuai dengan topik postingan tentang "". Baca artikel lainnya di Daftar Isi

Untuk menghindari spam dan tautan aktif, komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Dapatkan balasan dari Adi Gunawan melalui e-mail Anda :

0 Response to "Review HaraToken (HART), Penyelesaian Masalah di Bidang Pertanian Berbasis Blockchain"