Cara Analisis & Prediksi Harga dalam Trading dengan Indikator Terbaik

Cara Analisis & Prediksi Harga dalam Trading dengan Indikator Terbaik

Selamat datang kembali di blog personal Adi Gunawan. AdiGunawan.NET adalah media online berbagi pengalaman yang diluncurkan pada bulan desember 2016, yang berkomitmen menyajikan konten berkualitas dan bermanfaat.
Ulasan di blog ini terdiri dari berbagai topik: internet marketing, informasi trading exchange, bitcoin & cryptocurrency, broker forex, bursa saham, afiliasi marketing, bisnis investasi, dan info bisnis online lainnya.

Ada beberapa indikator terbaik yang dapat membantu anda dalam analisa teknikal trading, teknik dari indikator - indikator tersebut dapat anda pelajari pada artikel ini.

Apa itu Indikator ?

Indikator dalam Analisa Teknikal adalah formula matematis yang berfungsi untuk mengetahui bagaimana kondisi pasar dan juga untuk membantu memberikan sinyal beli atau jual dalam sebuah perdagangan.

Saat ini ada ratusan atau bahkan ribuan indikator yang telah dibuat. Tiap indikator memiliki karakter dan cara penggunaannya masing-masing. Pada artikel berikut ini kita akan membahas Indikator Terbaik dan Paling Akurat untuk Analisis Terknikal dalam Trading Bitcoin Cryptocurrency, Forex dan Jual Beli Saham yang paling populer. Hanya 5 Indikator Analisis Terknikal Terbaik yang akan kita bahas.

5 Indikator Trading Terbaik dan Terpopuler

  1. Indikator Moving Average
  2. Indikator Ichimoku
  3. Indikator Bollinger Bands
  4. Kombinasi Trendline
  5. Indikator RSI (Relative Strength Index)
5 Indikator Analisis Terknikal Terbaik dan Cara Penggunaannya dalam Trading

Pembahasan di bawah ini lengkap dengan cara penggunaannya. Berikut adalah penjelasan tentang Indikator Analisis Teknikal Terbaik untuk Membuka Posisi Beli/Jual dalam Trading :

1. Indikator Moving Average

Fungsi dari indikator Moving Average adalah untuk menentukan trend,dan prediksi pergerakan harga akan berbalik arah (reversal) atau berlanjut (continuation) ketika telah mencapai kisaran harga tertentu.
Indikator Moving Average

Ada 4 Jenis Strategi dengan Indikator Moving Average yaitu:
  1. Strategi Moving Average Menembus
  2. Strategi Moving Average Memantul
  3. Strategi Moving Average Menyilang (CrossOver)
  4. Strategi Moving Average Double

Catatan : Yang kita bahas hanya cara penggunaan indikator Moving Average Menembus dan cara penggunaan indikator Moving Average Menyilang (CrossOver) karena dua indikator ini mudah di pahami dan di prediksi.

1. Strategi Moving Average Menembus
Strategi Moving Average Menembus
Sinyal BUY :
Ketika candlestick bullish (warna hijau) terbentuk dari bawah garis MA ,lalu penutupan di atas garis MA (seperti pada gambar),maka pergerakan selanjutnya cenderung Bullish/naik.

Sinyal SELL :
Ketika candlestick bearish (warna merah) terbentuk dari atas garis MA ,lalu penutupan di bawah garis MA (seperti pada gambar),maka pergerakan selanjutnya cenderung Bearish/turun.


2. Strategi Moving Average CrossOver / Menyilang
Cara ini membutuhkan 2 garis indikator Moving Average (agar lebih mudah membacanya gunakan warna garis dan ketebalan yang berbeda) :
  • Indikator Moving Average dengan Periode 10 (warna Hijau)
  • Indikator Moving Average dengan Periode 50 (warna Pink)

cara penggunaan indikator Moving Average Menyilang (CrossOver)
Strategi Moving Average CrossOver / Menyilang
Keterangan gambar menentukan Trend :
  • Ketika Garis MA periode 10 (Hijau) berada dibawah garis MA periode 50 (Pink) artinya sedang terjadi downtrend/tren turun.
  • Ketika garis MA periode 50 (Pink) berada diatas garis MA periode 10 (hijau) artinya sedang terjadi Upptrend/trend naik.

Keterangan gambar menentukan Sinyal Buy dan Sell :
  • Sinyal order BUY Ketika garis Hijau (10) dari atas menembus garis Pink (50) keatas
  • Sinyal order SELL: Ketika garis Hijau (10) dari bawah menembus garis Pink (50) kebawah
Artikel lainnya : Teknik Dasar Analisa Teknikal dalam Trading Bitcoin

2. Indikator Ichimoku

Berikut ini adalah Tampilan Indikator Ichimoku
Indikator Ichimoku
Komponen Ichimoku terdiri dari:
  • Kijun Sen (Base Line)
  • Tenkan Sen (Conversion Line)
  • Chikou Span
  • Kumo (Cloud) yang merupakan area antara Senkou Span A dan Senkou Span B

Dalam strategi trading Ichimoku, Kumo (Cloud) merupakan area Support atau Resisten penting dalam pergerakan harga. Jika harga bergerak di atas Cloud, berarti tren harga naik (uptrend).

Sedangkan jika harga bergerak di bawah Cloud, berarti tren harga menurun (downtrend). Saat harga bergerak di dalam Cloud, berarti kondisi pasar sideways. Karena Senkou Span A dan Senkou Span B merupakan penanda batas Cloud, maka:
  1. Senkou Span A berfungsi sebagai Support 1 saat uptrend, atau Resisten 1 saat downtrend.
  2. Senkou Span B berfungsi sebagai Support 2 saat uptrend, atau Resisten 2 saat downtrend.

Menentukan arah trend dan koreksi dengan indikator ichimoku:
arah trend dan koreksi dengan indikator
Catatan :
  • Senkou Span A (Garis Cloud Hijau) berfungsi sebagai garis support pertama untuk uptrend dan Senkou Span B (Garis Cloud Merah) berfungsi sebagai garis support kedua untuk uptrend
  • Senkou Span A (Garis Cloud Hijau) berfungsi sebagai garis resistance pertama untuk downtrend dan Senkou Span B (Garis Cloud Merah) berfungsi sebagai garis resistance kedua untuk downtrend

Menentukan Sinyal beli/Sell dengan indikator ichimoku:
Sinyal beli/Sell dengan indikator ichimoku
Catatan :
  • Jika garis Tenkan-Sen (Garis Biru) melintasi Kijun-Sen (garis merah) dari bawah keatas adalah sinyal untuk membeli
  • Jika garis Tenkan-Sen (Garis Biru) melewati Kijun-Sen (garis merah) dari atas ke bawah adalah sinyal untuk menjual

3. Indikator Bollinger Bands dan Kombinasi Trendline

1. Pilih indikator Bollinger Bands dari daftar indikator
Indikator Bollinger Bands dan Kombinasi Trendline

2. Kita bebas menggunakan Time Interval berapa saja, disini saya menggunakan TF : 15 M (lihat gambar di atas kolom hijau

3. Bollinger Bands terdiri dari 3 garis yaitu :
  • Garis Paling Atas ( Upper bands)
  • Garis tengah (Middle bands)
  • Garis paling bawah (Lower bands)
menggunakan Time Interval di indikator

4. Indikator Bollinger Bands

1. Strategi Bouncing/Memantul
Strategi Bouncing/Memantul
Sinyal BELI:
  • Tunggu hingga pergerakan candlestick (warna merah) telah menyentuh atau menabrak Lower bands.
  • Tunggu konfirmasi terbentuknya candlestick bullish (warna putih)  Lakukan transaksi Beli pada harga tersebut.

Sinyal JUAL:
  • Tunggu hingga pergerakan candlestick (warna putih) telah menyentuh Upper bands  Tunggu konfirmasi terbentuknya candlestick bearish (warna merah)
  • Lakukan transaksi Jual pada harga tersebut

2. Strategi Kombinasi dengan Trendline
Strategi untuk memprediksi dan menemukan kapan akan terjadi pembalikan harga bitcoin sebagai dasar untuk melakukan transaksi Beli atau Jual. Setelah memilih indikator Bollinger Bands, tambahkan juga garis trend/Trendline.
Strategi Kombinasi dengan Trendline

Untuk membuat garis trend kita membutuhkan paling sedikit 2 titik Puncak ataupun 2 titik Lembah pergerakan harga terakhir.
Indikator Analisis Teknikal Terbaik

Menentukan Sinyal Beli dan Jual indikator Bollinger Bands
Ketika pergerakan harga/candlestick telah menembus/melewati garis Trendline. Maka prediksi pergerakan harga cenderung akan berbalik arah menjadi turun/downtrend dan sebaliknya naik/Upptrend.

1. Sinyal untuk Beli
Sinyal untuk Beli indikator teknikal

2. Sinyal untuk Sell
Sinyal untuk sell indikator teknikal

5. Indikator RSI (Relative Strength Index)

Kali ini kita akan belajar RSI (Relative Strength Index) di sini saya biasa menggunakan 2 RSI (Relative Strength Index dan stochastic RSI) Lihat Gambar
Indikator RSI (Relative Strength Index)

RSI atau relative strength index adalah sebuah indikator yang digunakan untuk mengukur kejenuhan pasar. RSI memiliki skala dari 0 – 100 . Menurut pembuatnya, pasar dikatakan jenuh beli  (overbought) jika RSI nya bernilai diatas 70.

Dan jenuh jual jika bernilai dibawah 30. Pada kondisi overbought atau oversold market berpotensi untuk balik arah. Sehinga fungsi RSI bisa dikatakan juga sebagai signal untuk pembalikan arah market.
Analisis Teknikal Terbaik dan Cara

Penggunaan RSI tidak bisa berdiri sendiri , tapi menggunakan alat lain yang bisa befungsi sebagai pemberi signal , misalnya candlestick atau indikator yang lain (Indikator Ichimoku, MA, SMA MA cross, Dll).

Buy dan Sell dengan Indikator RSI 
Buy dan Sell dengan Indikator RSI

Ketika kita trading menggunakan RSI , entry pointnya adalah :
  • Buy ketika market oversold
  • Sell ketika market overbought


Momen Terbaik untuk Beli dan Jual dalam trading

Meskipun indikator diatas pada umumnya dapat di percaya dan akurat, anda juga tetap harus punya sumber potensi yang kuat untuk melakukan eksekusi dalam trading (beli dan jual), karna 1 indikator saja yang mendukung dalam analisa anda, belum tentu hasilnya akan akurat.

Jadi, pastikan 3 indikator atau lebih, mendunkung untuk anda mengambil keputusan beli/jual dalam sebuah perdagangan / trading.
Itulah 5 Indikator Analisis Teknikal Terbaik dan Akurat dalam Trading. Indikator ini belum tentu cocok untuk Anda. Jadi Anda harus mencoba sendiri dan menentukan mana yang cocok digunakan untuk trading. Salam profit trader.

Tag : analisa bitcoin, cara prediksi harga, prediksi harga bitcoin, cara analisa teknikal, cara trading bitcoin.
Tempat Trading Bitcoin dan Cryptocurrency Terbaik
AdiGunawan.NET) - Rating : 4/5 of 9795 count.
Judul : Cara Analisis & Prediksi Harga dalam Trading dengan Indikator Terbaik
Diskripsi : 5 Indikator Terbaik dan Paling Akurat untuk Analisis Terknikal dalam Trading Bitcoin Cryptocurrency, Forex dan Jual Beli Saham
Untuk mendapat notifikasi setiap artikel terbaru, Masukkan e-mail Anda disini
Selanjutnya cek e-mail Anda untuk verifikasi.
Tuliskan komentar relevan dibawah ini dengan jelas dan sopan, sesuai dengan topik postingan tentang ", , ". Baca artikel lainnya di Daftar Isi

Untuk menghindari spam dan tautan aktif, komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Dapatkan balasan dari Adi Gunawan melalui e-mail Anda :

0 Response to "Cara Analisis & Prediksi Harga dalam Trading dengan Indikator Terbaik"